Jadi, Anda berencana terbang ke Bali atau Jakarta untuk membuat vlog, bekerja sama dengan brand, atau mungkin membuat serial dokumenter? Masalahnya: Indonesia baru saja mengubah sistem visanya, dan Anda perlu memahami apa artinya bagi Anda. Panduan ini menguraikan semua yang dibutuhkan YouTuber agar tetap legal, tidak ada jargon yang membingungkan, hanya fakta-fakta yang jelas.

Jawaban Cepat: Opsi Visa untuk Youtuber

Biarlah saya menghemat waktu Anda. Inilah yang dibutuhkan kebanyakan orang:

Merekam konten yang menghasilkan uang untuk YouTube atau media sosial? Anda menginginkan visa Pembuat Konten Media Sosial C5A. Visa ini berlaku sekali masuk dan dirancang khusus untuk orang-orang seperti Anda.

Bekerja pada produksi jurnalisme atau dokumenter dengan kru? Datanglah dengan visa C5A Journalist, dan Anda harus mendapatkan akreditasi pers saat tiba.

Hanya merekam vlog turis biasa tanpa penawaran berbayar? Reguler e-VOA atau Visa pada Saat Kedatangan berfungsi dengan baik. Jaga agar tetap jelas bersifat pribadi, tidak ada konten bersponsor.

Punya pekerjaan jangka panjang dengan perusahaan Indonesia yang mensponsori Anda? Anda akan membutuhkan KITAS Kerja, khususnya indeks E seperti E23 atau E33G.

Pilihlah Jalan yang Benar: Skenario Mana yang Anda Pilih?

Pembuat konten berbicara di depan kamera dengan lampu cincin di studio rumah, menunjukkan berbagai pilihan visa Indonesia untuk pengguna YouTube.

Mari kita cari tahu apa yang Anda butuhkan berdasarkan apa yang sebenarnya Anda lakukan di Indonesia.

Skenario A: Anda Membuat Konten YouTube yang Dimonetisasi atau Kolaborasi Merek

Ini mungkin Anda. Anda membuat vlog, membuat film pendek, melakukan pemotretan bersponsor, atau menjalankan kampanye influencer di Indonesia. Kontrak Anda dengan perusahaan asing, tapi Anda syuting di lokasi di sana.

Visa Anda: C5A Pembuat Konten Media Sosial

Ini adalah visa sekali masuk. Anda biasanya mendapatkan 60 hari, dan Anda dapat memperpanjangnya dua kali (masing-masing 60 hari). Namun, selalu pastikan visa yang Anda dapatkan, karena durasinya bisa berbeda-beda.

Visa ini cocok untuk pembuatan konten, tetapi ada batasannya. Anda tidak bisa mengadakan acara atau jumpa penggemar. Dan Anda tidak bisa dipekerjakan oleh perusahaan Indonesia dengan visa ini. Anggap saja visa ini sebagai izin untuk membuat konten untuk saluran YouTube Anda saat Anda berada di Indonesia, bukan izin untuk bekerja untuk perusahaan atau perorangan di Indonesia.

Skenario B: Anda Melakukan Pekerjaan Jurnalistik, Dokumenter, atau Produksi Film

Jika Anda adalah bagian dari kru berita, membuat film dokumenter, atau mengerjakan produksi film dengan banyak anggota kru, Anda memerlukan dokumen yang berbeda.

Visa Anda: Jurnalis C5A

Inilah langkah tambahannya: ketika Anda mendarat di Jakarta, Anda perlu mengambil ID Pers Sementara dari Kementerian Luar Negeri. Hal ini tidak bersifat opsional.

Harapkan lebih banyak dokumentasi dan koordinasi. Jika Anda perlu membuat film di lokasi tertentu, uruslah izin tersebut lebih awal. Jangan menunggu sampai Anda tiba. Luangkan waktu selama minggu pertama Anda untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Skenario C: Anda Sedang Melakukan Pertunjukan, Melakukan Pertunjukan, atau Membuat Penampilan Publik

Mungkin Anda seorang musisi yang sedang melakukan tur, melakukan pertunjukan langsung, atau membuat penampilan publik sebagai bagian dari konten Anda.

Visa Anda: D7 untuk artis, atau C7A hingga C7C

Yang mana yang akan digunakan tergantung pada format Anda dan apakah Anda memiliki sponsor. Ingatlah: jangan coba-coba menggunakan C10 untuk acara jumpa penggemar lagi. Hal itu tidak lagi diperbolehkan di bawah aturan baru.

Skenario D: Anda Hanya Merekam Vlog Liburan (Tidak Ada Bayaran)

Berlibur dan merekam beberapa konten perjalanan pribadi? Tidak ada penawaran merek, tidak ada postingan bersponsor, tidak ada pembuatan film komersial, hanya Anda dan kamera yang mendokumentasikan perjalanan Anda?

Visa Anda: e-VOA atau Visa Pariwisata (C1, B1) 

Ini adalah visa turis, dan ini adalah pilihan yang paling mudah. Kuncinya adalah menjaga agar konten Anda tetap bersifat pribadi dan wisata. Saat itu terlihat seperti pekerjaan, seperti Anda merekam kolaborasi berbayar, Anda berada di wilayah yang tidak jelas. Umumnya, jika uang tidak berpindah tangan berdasarkan apa yang Anda rekam, Anda baik-baik saja.

Skenario E: Anda Memiliki Pekerjaan Berbayar Jangka Panjang dengan Sponsor Indonesia

Jika sebuah perusahaan Indonesia mempekerjakan Anda untuk pekerjaan yang sedang berlangsung, Anda membutuhkan yang terbaik.

Visa Anda: KITAS Kerja (E-indeks seperti E23 atau E25)

Hal ini melibatkan izin kerja yang tepat melalui sponsor Anda. Mereka akan menangani RPTKA dan kepatuhan IMTA. Ini lebih kompleks, tetapi ini adalah cara yang sah untuk bekerja jangka panjang di Indonesia.

Penyelaman Mendalam: Visa Pembuat Konten C5A

Mari kita bahas lebih lanjut tentang visa baru ini, karena visa inilah yang akan digunakan oleh sebagian besar YouTuber.

C5A dirancang untuk warga negara asing yang membuat konten media sosial di Indonesia. Itu berarti YouTube, TikTok, Instagram, semua platform yang mungkin sudah Anda gunakan.

Anda mendapatkan satu kali masuk, biasanya dimulai dengan 60 hari. Anda bisa memperpanjang dua kali selama 60 hari setiap kali, sehingga Anda bisa mendapatkan total 180 hari. Tetapi selalu periksa hibah Anda yang sebenarnya karena hal ini penting. 

Anda memerlukan sponsor dari perusahaan atau orang Indonesia. Hal ini mengikuti aturan indeks visa, dan Anda mengajukan permohonan secara online sebelum memasuki negara ini. Pastikan paspor Anda masih berlaku setidaknya enam bulan setelah masa tinggal yang Anda rencanakan.

Inilah batasan penting: ini bukan izin kerja atau visa kerja. Anda tidak bisa masuk dalam daftar gaji perusahaan Indonesia kecuali visa Anda secara eksplisit mengizinkan kompensasi. C5A tidak.

Jadi, kapan hal ini bekerja dengan baik? Pengambilan gambar cerita merek dengan kontrak dengan perusahaan asing. Vlog destinasi. Kolaborasi di mana Anda dibayar oleh entitas non-Indonesia. Itulah titik terbaik untuk memonetisasi konten Anda sambil tetap legal.

Rute Jurnalis/Pembuat Film (C5): Ketika Anda Benar-Benar Membutuhkannya

Cetak dokumen e-visa Indonesia berlabel “c5” di atas meja kayu, dengan menyoroti opsi visa c5 dan apa saja yang tercakup di dalamnya.

Jika proyek Anda lebih mirip pelaporan berita, pembuatan film dokumenter, atau produksi film yang serius, langsung saja gunakan visa C5 Jurnalis.

Persyaratan tambahan di sini adalah ID Pers Sementara dari Kementerian Luar Negeri di Jakarta. Anda dapat mengambilnya saat Anda tiba. Jangan lewatkan langkah ini; ini bukan pilihan.

Rencanakan lebih banyak dokumentasi dan lebih banyak koordinasi dengan pihak berwenang. Jika Anda membuat film di lokasi yang sensitif atau membutuhkan akses khusus, mulailah mengurus izin tersebut bahkan sebelum Anda memesan tiket. Mengurus hal ini lebih awal akan menghemat sakit kepala di kemudian hari.

Kepatuhan di Luar Visa: Hal Lain yang Perlu Anda Ketahui

Mendapatkan visa yang tepat hanyalah langkah pertama. Inilah hal lain yang penting ketika Anda tinggal dan bekerja di Indonesia.

Izin dan Peralatan Pembuatan Film

Beberapa pemotretan memerlukan izin di luar visa Anda. Hal ini terutama berlaku untuk pekerjaan jurnalistik atau produksi film. Sponsor atau agen lokal Anda akan membantu Anda mengetahui hal ini. Jangan berasumsi bahwa visa Anda mencakup semuanya; pelajari persyaratan untuk proyek spesifik Anda.

Ketika Anda mengajukan izin, Anda mungkin perlu mencatat rincian tentang peralatan, kru, dan lokasi pemotretan Anda. Instansi pemerintah menganggap hal ini serius, jadi mulailah lebih awal.

Hukuman Tinggal Lebih Lama Bukan Lelucon

Berdasarkan Kebijakan izin tinggal lebih lama di Indonesia, Anda harus membayar denda sebesar Rp. 1.000.000,- per hari. Itu sekitar 65 USD per hari, dan denda tersebut akan bertambah dengan cepat. Lebih buruk lagi, pelanggaran serius dapat menyebabkan deportasi dan dilarang kembali.

Atur pengingat kalender untuk tanggal kedaluwarsa visa Anda. Jika Anda perlu memperpanjang, mulailah prosesnya sebelum visa Anda saat ini habis. Ini bukanlah sesuatu yang ingin Anda lakukan di hari terakhir; layanan imigrasi bisa jadi lambat.

Masalah Kependudukan Pajak

Berikut ini adalah sesuatu yang tidak dipikirkan oleh sebagian besar kreator: jika Anda menghabiskan 183 hari di Indonesia dalam setahun, Anda mungkin menjadi wajib pajak. Peraturan tersebut juga melihat “niat Anda untuk tinggal”.”

Jika Anda adalah wajib pajak, Indonesia peduli dengan penghasilan Anda di seluruh dunia. Apakah uang Anda berasal dari sumber luar negeri atau sumber Indonesia, ada perbedaan besar. Penghasilan YouTube, sponsor, dan pendapatan lainnya dapat dikenakan pajak Indonesia.

Bicaralah dengan profesional pajak jika Anda berencana untuk tinggal lebih lama. Jangan menunggu hingga musim pajak untuk mengetahui hal ini. Ingat, perencanaan pajak yang baik membantu Anda menyimpan lebih banyak uang Anda, baik untuk biaya bisnis, makanan, perjalanan, atau sekadar membangun kehidupan yang lebih baik.

Langkah demi langkah: Mengajukan permohonan Visa Pencipta C5A

Kreator yang tersenyum menggunakan laptop di rumah, mengilustrasikan langkah-langkah online untuk mengajukan permohonan visa c5/c5a Indonesia.

Siap untuk mendaftar? Inilah yang harus dilakukan untuk memulai.

Langkah 1: Pastikan C5A sesuai dengan situasi Anda. Anda membuat konten media sosial yang dimonetisasi, bukan melakukan pekerjaan pers atau produksi film dengan kru. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan ini: Apakah Anda membuat konten untuk saluran YouTube Anda sendiri, atau bekerja sebagai bagian dari produksi media tradisional?

Langkah 2: Cari sponsor dari Indonesia. Sponsor haruslah perusahaan atau individu yang memenuhi syarat untuk mensponsori indeks visa ini. Anda tidak dapat mengajukan permohonan tanpa sponsor. Jangan ragu untuk menghubungi layanan visa di Indonesia; banyak yang mengkhususkan diri dalam membantu pembuat konten.

Langkah 3: Ajukan permohonan secara online melalui portal e-Visa resmi Indonesia. Unggah dokumen Anda dan bayar biayanya. Portal ini akan memandu Anda melalui apa yang Anda butuhkan. Pastikan foto paspor dan semua dokumen Anda jelas dan valid.

Langkah 4: Terima e-Visa Anda. Anda akan mendapatkan masa berlaku e-Visa yang menunjukkan kapan Anda dapat memasuki Indonesia. Jangan memesan penerbangan atau hotel yang tidak dapat dikembalikan uangnya sebelum Anda memiliki e-visa dan mengetahui bahwa Anda memenuhi syarat.

Langkah 5: Rencanakan perpanjangan visa Anda sebelum masa berlaku visa Anda habis. Jaga agar semua aktivitas Anda sesuai dengan yang diizinkan oleh indeks C5A. Jangan coba-coba melanggar aturan; imigrasi menganggap serius pelanggaran.

Bisakah Anda Benar-Benar Dibayar? Aturan Sebenarnya

Di sinilah letak kerumitannya, jadi perhatikan baik-baik. Memahami cara kerja pendapatan di bawah hukum visa Indonesia sangatlah penting.

Pendapatan dari sumber luar negeri seperti penawaran merek atau AdSense: Hal ini secara umum lebih sesuai dengan logika visa kunjungan. Uang Anda berasal dari luar Indonesia melalui perusahaan asing. Namun, meskipun demikian, hindari masuk dalam daftar gaji perusahaan Indonesia di bawah visa C kecuali jika indeks spesifik Anda secara eksplisit mengizinkan kompensasi. C5A tidak.

Pertunjukan yang bersumber dari Indonesia: Jika Anda mengadakan acara di Indonesia atau bekerja untuk perusahaan lokal, itu berbeda. Anda mungkin memerlukan KITAS kerja atau visa indeks artis. C5A tidak akan mencukupi. Di sinilah banyak YouTuber melakukan kesalahan; mereka menganggap semua pekerjaan berbayar tidak masalah, tetapi hukum Indonesia membedakan antara pendapatan luar negeri dan dalam negeri.

Anggap saja seperti ini: C5A memungkinkan Anda membuat konten di Indonesia yang bisa menghasilkan uang di tempat lain. C5A tidak memungkinkan Anda bekerja untuk perusahaan Indonesia atau mendapatkan penghasilan dari Indonesia secara langsung. Model bisnis Anda penting di sini.

Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Kreator 

Wisatawan yang lelah merosot di atas meja di samping laptop dan buku catatan, mewakili kesalahan visa Indonesia yang sering dilakukan oleh pengguna YouTube.

Belajarlah dari kesalahan orang lain dan hindari masalah ini.

Menggunakan e-VOA untuk merekam konten bersponsor: Ini adalah visa turis. Konten bersponsor adalah pekerjaan. Bekerja dengan visa turis adalah ilegal. Kelihatannya sudah jelas, namun banyak orang yang melakukannya setiap saat dan berharap tidak akan tertangkap. Jangan menjadi salah satu dari mereka.

Pemesanan pertemuan penggemar berbayar dengan visa kunjungan: Pertemuan penggemar C10 tidak diperbolehkan lagi di bawah peraturan baru ini. Jika Anda mengabaikan hal ini, Anda melanggar ketentuan visa Anda. Pemerintah membuat perubahan ini karena suatu alasan.

Perpanjangan yang hilang atau tinggal lebih lama: Denda Rp 1.000.000 per hari itu nyata. Tetapkan beberapa pengingat. Perlakukan tanggal kedaluwarsa visa Anda seperti tenggat waktu yang serius. Tinggal lebih dari satu hari saja sudah berarti Anda harus membayar denda harian.

Memperlakukan karya jurnalistik atau film sebagai karya “kreator”: Jika Anda melakukan jurnalisme sungguhan atau bekerja dengan kru film, Anda memerlukan visa C5A Journalist plus akreditasi pers. Visa kreator C5A tidak akan melindungi Anda. Petugas imigrasi memahami perbedaannya, meskipun Anda tidak.

Tidak menyimpan catatan yang benar: Simpanlah salinan dari semua dokumen, persetujuan visa, tanda terima perpanjangan, dan stempel masuk. Jika ada pertanyaan tentang status Anda, Anda akan membutuhkan dokumentasi. Ini adalah hal mendasar namun penting.

Pertanyaan yang Sebenarnya Diajukan YouTuber

Apakah C5A merupakan produk baru?
Ya, imigrasi Indonesia membuatnya khusus untuk pembuat konten media sosial. Sebelum tanggal 2 Juni 2025, kategori ini tidak ada. Ini adalah pengenalan cara baru untuk menangani visa kreator.

Berapa lama saya dapat tinggal dengan visa sekali masuk?
Biasanya 60 hari pada awalnya, dengan opsi perpanjangan dua kali masing-masing 60 hari. Total keseluruhannya bisa mencapai 180 hari, pada dasarnya tinggal selama enam bulan jika Anda mengatur waktunya dengan baik. Namun, periksa hibah spesifik Anda; jarak tempuh Anda mungkin berbeda.

Apa yang terjadi jika saya tinggal lebih dari 183 hari dalam setahun?
Anda mungkin akan menjadi wajib pajak Indonesia. Hal ini mengubah kewajiban pajak Anda secara signifikan. Dapatkan nasihat pajak profesional sebelum Anda melewati ambang batas tersebut. Waktu yang dihabiskan di negara ini penting, bukan hanya durasi visa.

Dapatkah saya bekerja dari jarak jauh untuk klien negara asal saya saat berada di Indonesia?
Hal ini secara hukum masih abu-abu. C5A digunakan untuk membuat konten di Indonesia. Pekerjaan jarak jauh untuk klien asing dengan visa kunjungan itu rumit. Banyak pekerja jarak jauh dan pengembara digital melakukannya, tetapi secara resmi, masih belum jelas. Visa nomaden digital yang sebenarnya akan menyelesaikan masalah ini, tetapi belum ada.

Bagaimana jika situasi sponsor saya berubah?
Visa Anda terikat dengan sponsor Anda. Jika hubungan tersebut berubah, segera hubungi imigrasi. Jangan hanya berasumsi bahwa Anda dapat ganti sponsor dengan sembarangan; Anda dapat membahayakan status hukum Anda.

Apakah saya memerlukan asuransi perjalanan?
Meskipun tidak selalu diperlukan untuk visa itu sendiri, ini adalah ide yang bagus. Biaya medis di Indonesia bisa membengkak, dan dengan memiliki asuransi, Anda tidak perlu mempertaruhkan anggaran perjalanan atau pendapatan saluran YouTube Anda untuk biaya rumah sakit yang tak terduga.

Bisakah keluarga saya ikut dengan saya?
Jika mereka hanya berkunjung sebagai turis, mereka dapat menggunakan visa turis biasa. Jika mereka akan tinggal dalam jangka panjang, mereka mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan visa keluarga, tetapi ini akan menjadi rumit. Konsultasikan dengan layanan imigrasi tentang membawa anggota keluarga.

Bagaimana jika saya mendapatkan visa tetapi mengubah rencana saya?
Jika visa Anda disetujui namun Anda menunda perjalanan Anda, ingatlah bahwa visa tersebut hanya berlaku untuk masuk selama periode tertentu. Setelah masa berlaku habis, Anda harus mengajukan permohonan lagi. Jangan sia-siakan visa yang telah diberikan dengan melewatkan periode masuk Anda.

Apakah bahasa Inggris digunakan secara luas di kantor imigrasi?
Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bali, dan Bandung, Anda biasanya akan menemukan staf berbahasa Inggris. Di kantor-kantor yang lebih kecil, hal ini bisa jadi lebih menantang. Memiliki sponsor atau agen yang bisa berbahasa Indonesia membantu kelancaran proses tersebut.

Berapa banyak uang yang harus saya miliki untuk menunjukkan bahwa saya dapat menghidupi diri saya sendiri?
Meskipun persyaratannya berbeda-beda, namun dengan menunjukkan bahwa Anda memiliki dana yang cukup (biasanya sekitar 2.000 USD per bulan masa tinggal) menunjukkan bahwa Anda tidak akan bergantung pada sumber daya Indonesia. Rekening koran dapat membantu saat mendaftar.

Memanfaatkan Waktu Anda di Indonesia

Setelah visa Anda beres, Anda bisa fokus untuk membuat konten yang hebat. Indonesia menawarkan peluang luar biasa bagi para YouTuber, mulai dari pantai-pantai di Bali, kekayaan budaya Jawa, hingga keajaiban alam Komodo dan Raja Ampat.

Ingatlah bahwa menjadi pembuat konten di Indonesia bukan hanya tentang visa. Ini tentang menghormati budaya lokal, mengikuti peraturan, dan membangun hubungan baik dengan orang-orang yang Anda temui. Banyak YouTuber sukses menemukan bahwa meluangkan waktu untuk mempelajari frasa dasar bahasa Indonesia dan memahami adat istiadat setempat membuat konten mereka menjadi lebih baik dan hidup mereka menjadi lebih mudah.

Dunia makanan saja memberi Anda kemungkinan konten yang berbulan-bulan. Makanan kaki lima di Jakarta, warung di Bali, hidangan tradisional di Yogyakarta, ada banyak hal yang bisa Anda jelajahi dan bagikan kepada audiens Anda. Ingatlah bahwa saat Anda bersenang-senang membuat konten, Anda harus tetap berada di sisi yang benar dari hukum imigrasi.

Siap Mengajukan atau Memperpanjang Visa Anda?

Biarkan spesialis visa kami menangani aplikasi Anda.