eSIM vs Kartu SIM Fisik untuk Bali: Mana yang Cocok untuk Anda?
Jika Anda berencana berkunjung ke Bali, Anda mungkin membutuhkan data seluler. Anda akan menggunakannya untuk aplikasi penting seperti Google Maps, WhatsApp, Grab/Gojek, atau memeriksa pemesanan hotel Anda, serta mencari tahu lokasi kafe saat sopir Anda menurunkan Anda satu blok terlalu awal. Tetap terhubung dan mengakses layanan internet sangat penting untuk perjalanan yang lancar di Bali, baik untuk navigasi, komunikasi, maupun berbagi pengalaman Anda secara online.
Anda memiliki dua pilihan utama: eSIM (juga dikenal sebagai SIM digital atau SIM tertanam) atau kartu SIM fisik. Keduanya bisa berfungsi dengan baik di Bali. Namun, keduanya tidak sama, dan pilihan “terbaik” tergantung pada jenis ponsel Anda, gaya perjalanan Anda, dan berapa lama Anda akan tinggal.
Inilah tujuan panduan ini: pada akhir panduan ini, Anda akan tahu persis apa yang harus dibeli, kapan harus memasangnya, dan bagaimana menghindari kesalahan umum yang membuat orang membuang-buang uang (atau kehilangan sinyal tepat saat mereka membutuhkannya).
Jawaban singkat (TL;DR)
Jika Anda ingin opsi termudah dan ponsel Anda mendukung eSIM, pilihlah sebuah eSIM dan atur sebelum Anda terbang. Anda dapat mendarat, mengaktifkan data, dan melanjutkan aktivitas Anda. Sebelum membeli apa pun, pastikan perangkat Anda Ponsel yang kompatibel dengan eSIM (artinya mendukung eSIM).
Jika Anda ingin mendapatkan nilai terbaik dan tidak keberatan dengan sedikit pengaturan, seperti Pendaftaran IMEI, sebuah SIM fisik lokal Bisa lebih murah untuk kuota data yang lebih besar, terutama jika Anda tinggal lebih dari 3 bulan.
Jika Anda ingin sebuah nomor telepon lokal tetapi Anda juga menginginkan kemudahan “tanpa pertukaran SIM”, pertimbangkan untuk menggunakan sebuah eSIM untuk wisatawan lokal pilihan (jika tersedia).
Sekarang mari kita perlambat dan jelaskan ini dengan jelas. Satu catatan lagi: beberapa traveler lebih memilih paket data tak terbatas agar tidak perlu khawatir tentang batasan kuota. Jika Anda termasuk di antaranya, bandingkan paket data tak terbatas dengan cermat, terutama aturan hotspot dan batasan penggunaan wajar.
Daftar Isi
Pilih dalam 60 detik (cara sederhana untuk memilih)
Bayangkan Anda sedang berdiri di bandara Bali setelah penerbangan panjang. Ponsel Anda menunjukkan 23%. Anda ingin Wi-Fi, tetapi jaringan publiknya lambat. Anda membutuhkan data sekarang juga.
Tanyakan pada diri Anda empat pertanyaan berikut:
1) Apakah ponsel Anda mendukung eSIM?
Jika ya, eSIM adalah pilihan yang tepat. eSIM dapat diaktifkan secara instan dengan memindai kode QR, sehingga Anda dapat mengakses internet seluler tanpa perlu mengganti kartu fisik. Anda juga memiliki fleksibilitas untuk beralih antara jaringan atau penyedia layanan yang berbeda di perangkat Anda, yang sangat praktis bagi para pelancong. Jika tidak, Anda memerlukan kartu SIM fisik.
2) Apakah Anda ingin internet sudah berfungsi sebelum Anda mendarat?
Jika ya, gunakan eSIM. Anda dapat mengaktifkannya di rumah melalui Wi-Fi.
3) Apakah Anda membutuhkan nomor telepon Indonesia?
Jika ya, SIM fisik lokal seringkali merupakan pilihan yang paling sederhana. Beberapa opsi eSIM turis lokal juga mungkin menyertakan nomor lokal, tergantung pada penyedia layanan.
4) Berapa lama Anda akan tinggal?
Jika Anda tinggal beberapa hari, kenyamanan lebih penting daripada perbedaan harga yang kecil. Jika Anda tinggal berminggu-minggu, nilai dan tambahan lebih penting.
Itulah seluruh pohon keputusan. Selebihnya hanyalah detail.
Pertama, jangan sampai tertukar: ada tiga opsi “SIM” di Bali.
Salah satu alasan utama orang bingung adalah karena “eSIM” dapat memiliki arti yang berbeda-beda.
Ada tiga opsi utama untuk konektivitas seluler di Bali:
- Kartu SIM FisikIni adalah kartu SIM tradisional, yang juga dikenal sebagai kartu fisik, yang Anda masukkan ke dalam ponsel Anda. Kartu ini memerlukan penggantian atau pemasangan fisik ke dalam perangkat Anda, yang telah menjadi metode standar selama bertahun-tahun.
- eSIMIni adalah SIM digital yang memungkinkan Anda mengaktifkan paket seluler tanpa perlu menggunakan kartu fisik. eSIM sangat praktis karena Anda dapat mengaktifkannya secara instan dengan memindai kode QR, dan tidak perlu menangani atau mengganti kartu SIM tradisional.
- RoamingMenggunakan kartu SIM negara asal Anda (fisik atau eSIM) dan membayar biaya roaming internasional.
1) eSIM Perjalanan (paket data internasional)
Ini adalah eSIM yang paling umum dibeli oleh para pelancong secara online. Biasanya ini adalah paket data yang dipasang dengan cara memindai kode QR atau menggunakan aplikasi. Dirancang untuk cepat dan sederhana.
Salah satu alasan utama orang menyukai eSIM perjalanan adalah kecepatan: banyak yang menawarkan aktivasi instan (atau hampir sama dengan itu) dan rencana fleksibel Untuk berbagai durasi perjalanan dan kebutuhan data. Dirancang untuk cepat dan sederhana.
2) eSIM wisata lokal (dari operator lokal)
Ini adalah produk eSIM yang ditawarkan oleh penyedia layanan lokal Indonesia untuk wisatawan. Produk ini dapat memberikan pengalaman yang lebih “lokal” dan mungkin dilengkapi dengan manfaat yang khas lokal.
Ketersediaan dan aturan dapat berubah, jadi anggaplah ini sebagai: “periksa apa yang saat ini ditawarkan.”
3) Kartu SIM fisik lokal (kartu SIM plastik klasik)
Ini adalah kartu SIM kecil yang Anda masukkan ke dalam ponsel Anda. Anda dapat membelinya di bandara, toko, atau outlet resmi. Kartu ini populer karena bisa menjadi pilihan yang menguntungkan untuk tinggal dalam jangka waktu lama, dan biasanya Anda akan mendapatkan nomor telepon Indonesia.
Sekarang setelah kita memisahkan keduanya, membandingkan eSIM dengan SIM fisik menjadi jauh lebih mudah.
eSIM vs SIM fisik di Bali (perbandingan yang sebenarnya)
Mari kita bandingkan mereka seperti orang biasa, bukan seperti blog teknologi yang membingungkan.
| Fitur | eSIM (SIM Terintegrasi) | SIM Fisik (Kartu SIM Tradisional) |
| Kecepatan Pengaturan | Dapat disiapkan sebelum perjalanan, siap digunakan setelah mendarat. | Harus dibeli dan diaktifkan setelah kedatangan. |
| Kenyamanan | Tinggi. Tidak perlu membuka tray SIM; tidak ada risiko kehilangan SIM utama; beralih paket dengan mudah. | Lebih rendah. Membutuhkan penanganan fisik (memasukkan/mengeluarkan). |
| Harga & Nilai | Seringkali lebih mahal, mendapatkan data yang lebih sedikit untuk uang yang dikeluarkan (terutama untuk masa tinggal yang lebih lama). | Seringkali lebih menguntungkan, paket lokal menawarkan lebih banyak data dengan harga yang sama. |
| Nomor Lokal | Banyak eSIM perjalanan tidak menyediakan nomor lokal. | Biasanya menyediakan nomor lokal (untuk panggilan, pesan teks, dan OTP). |
| Perpanjangan/Penambahan | Tergantung pada aplikasi atau situs web penyedia. | Mudah diisi ulang di toko-toko dan kios-kios lokal. |
| Kompatibilitas Perangkat | Hanya berfungsi pada ponsel yang mendukung eSIM. | Bekerja pada hampir semua ponsel yang tidak terkunci. |
| Penggunaan Dual SIM | Seringkali dapat digunakan bersamaan dengan SIM fisik (atau eSIM lain) untuk menjaga SIM utama tetap aktif untuk SMS (jika ponsel mendukung dual SIM). | Seringkali dapat digunakan bersamaan dengan eSIM untuk menjaga SIM utama tetap aktif untuk SMS (jika ponsel mendukung dual SIM). |
Beberapa wisatawan ingin mempertahankan nomor telepon rumah mereka sebagai SIM utama Untuk SMS (seperti verifikasi bank) saat menggunakan paket data Bali untuk internet. Jika ponsel Anda mendukung dual SIM (satu eSIM + satu SIM fisik, atau dua eSIM), Anda biasanya dapat melakukan keduanya.
eSIM di Bali: kelebihan, kekurangan, dan siapa yang paling cocok menggunakannya

Mengapa orang menyukai eSIM?
Alasan utamanya sederhana: tanpa repot.
Anda dapat mengaktifkannya sambil duduk di sofa, menggunakan Wi-Fi rumah Anda. Kemudian, saat Anda tiba di Bali, nyalakan perangkat tersebut, dan Anda akan mendapatkan koneksi data. Tidak perlu antre di bandara. Tidak perlu percakapan canggung di loket saat Anda lelah dan berkeringat. Tidak ada momen “Tunggu, kenapa ponsel saya menunjukkan ‘Tidak Ada Layanan’?”.
eSIM juga sangat berguna jika Anda ingin tetap menggunakan SIM kartu rumah Anda di dalam ponsel. Artinya, nomor WhatsApp Anda tetap sama, dan Anda masih dapat menerima SMS atau panggilan di nomor biasa Anda (tergantung pada pengaturan ponsel dan paket roaming Anda).
Kekurangan eSIM
Pertama, ponsel Anda harus mendukung fitur tersebut.
Kedua, banyak eSIM perjalanan hanya menyediakan layanan data. Itu tidak masalah jika Anda mengandalkan WhatsApp, FaceTime, Telegram, panggilan Instagram, atau Zoom. Namun, jika Anda benar-benar membutuhkan nomor telepon lokal Indonesia untuk sesuatu, Anda harus memeriksa detail paket dengan cermat.
Ketiga, Anda perlu menginstalnya dengan benar. Jika Anda kehilangan kode QR atau secara tidak sengaja menghapus eSIM, hal itu bisa merepotkan. Meskipun tidak sulit, Anda tetap perlu berhati-hati.
Siapa yang sebaiknya memilih eSIM di Bali?
Pilih eSIM jika:
Anda tinggal sebentar, ingin yang praktis, tiba larut malam, tidak ingin repot membeli SIM card, atau hanya ingin tiba dengan internet sudah aktif.
Jika itu terdengar seperti Anda, eSIM adalah solusi yang tepat untuk Anda.
SIM fisik di Bali: kelebihan, kekurangan, dan siapa yang paling cocok menggunakannya

Mengapa orang masih menyukai SIM fisik?
SIM fisik sederhana dan andal. Di Bali, banyak wisatawan Beli kartu SIM prabayar Di bandara atau di kota, cukup masukkan SIM card dan langsung gunakan. Kartu SIM ini kompatibel dengan hampir semua ponsel yang tidak terkunci, termasuk model lama yang tidak mendukung eSIM.
Paket SIM fisik lokal juga bisa menjadi pilihan yang menguntungkan jika Anda tinggal lebih dari seminggu atau dua minggu. Paket ini sering memudahkan Anda untuk mengisi ulang data, memperpanjang paket, dan tetap menggunakan nomor yang sama jika Anda kembali.
Kekurangan SIM fisik
Kekurangan utamanya adalah soal waktu. Anda tidak bisa benar-benar mengaturnya sebelum tiba di sana. Biasanya Anda harus membelinya di Bali, yang berarti harus antre di bandara atau mencari toko di kota.
Selain itu, Anda harus mengganti kartu SIM secara fisik. Jika tidak hati-hati, Anda bisa kehilangan kartu SIM utama Anda. Hal ini terjadi lebih sering daripada yang Anda kira. Orang-orang memasukkannya ke saku, lupa, dan kemudian kartu tersebut hilang entah ke mana.
Siapa yang sebaiknya memilih SIM fisik di Bali?
Pilih SIM fisik jika:
Anda tinggal lebih lama, Anda ingin mendapatkan nilai terbaik, Anda membutuhkan nomor lokal, atau ponsel Anda tidak mendukung eSIM.
Tempat membeli dan mengatur: bandara vs kota vs sebelum berangkat

Bagian ini penting karena hari pertama Anda di Bali bisa terasa lancar… atau stres.
Untungnya, mendapatkan koneksi sangat mudah. Toko ponsel, kios di bandara, dan toko serba ada di Bali semuanya menjual kartu SIM, sehingga para wisatawan dapat dengan mudah mendapatkan koneksi dengan cepat.
Jika Anda ingin koneksi internet instan, pergilah ke Bandara Internasional Ngurah Rai (juga dikenal sebagai Bandara Internasional Rai) setelah tiba. Kios-kios dari penyedia layanan utama seperti Telkomsel dan XL Axiata terletak dengan nyaman di area kedatangan, sehingga Anda dapat membeli kartu SIM prabayar segera setelah mendarat. Kios-kios bandara dan toko-toko di bandara juga menjual kartu SIM, seringkali dengan staf yang dapat membantu mengatur ponsel Anda di tempat.
Untuk kenyamanan yang lebih besar, beberapa layanan menawarkan pengiriman kartu SIM langsung ke hotel Anda di Bali, sehingga Anda dapat menghindari antrean dan memulai perjalanan Anda tanpa repot.
Jika Anda lebih suka membeli di kota, toko ponsel dan toko kelontong kecil di kawasan wisata juga menjual kartu SIM. Meskipun penjual kaki lima mungkin juga menawarkan kartu SIM, disarankan untuk menggunakan outlet resmi agar kartu SIM Anda terdaftar dengan benar dan Anda mendapatkan paket data yang diharapkan.
Opsi A: Pasang eSIM perjalanan sebelum berangkat (awal yang paling lancar)
Jika Anda memilih eSIM perjalanan, lakukan sebelum perjalanan Anda. Ada beberapa penyedia eSIM yang menawarkan paket untuk Bali, dan Anda dapat mengaktifkan eSIM Anda sebelum tiba untuk koneksi instan begitu Anda mendarat. Berikut cara mudahnya:
Pertama, pastikan ponsel Anda terbuka. Jika terikat pada operator seluler, sebagian besar paket eSIM tidak akan berfungsi.
Kedua, pastikan ponsel Anda mendukung eSIM. Ponsel iPhone model terbaru dan banyak ponsel Android model terbaru mendukungnya, tetapi tidak semuanya.
Ketiga, pasang eSIM saat Anda terhubung ke jaringan Wi-Fi yang kuat. Sebagian besar penyedia layanan akan memberikan kode QR atau aplikasi untuk proses pengaturan.
Akhirnya, jangan menyalakannya terlalu dini jika paket mulai menghitung hari sejak awal. Beberapa paket mulai berlaku saat Anda terhubung ke jaringan di Bali, tetapi yang lain mulai berlaku segera setelah instalasi. Baca aturan paket.
Jika Anda mengikuti langkah-langkah tersebut, kedatangan Anda di Bali pada dasarnya: matikan mode pesawat, nyalakan data, dan berangkat.
Opsi B: Beli eSIM turis lokal di Bali (jika tersedia)
eSIM turis lokal merupakan pilihan yang tepat. Meskipun terasa seperti eSIM lokal, eSIM ini tetap memberikan kenyamanan eSIM. Kartu SIM turis juga tersedia secara luas di Bali, dirancang khusus untuk pengunjung jangka pendek dan mudah didapatkan.
Layanan seperti BaliEasy dan Balisim menyediakan baik eSIM maupun SIM fisik dengan pengiriman gratis ke hotel-hotel di destinasi wisata populer seperti Canggu dan Seminyak.
Karena ketersediaan dan persyaratan dapat berubah, pendekatan terbaik adalah sebagai berikut:
Periksa informasi resmi dari operator lokal sebelum Anda bepergian atau segera setelah Anda tiba. Jika mereka mencantumkan toko resmi dan loket bandara, gunakanlah yang tersebut. Lokasi resmi biasanya lebih aman daripada penjual di jalanan yang tidak dikenal.
Opsi C: Beli SIM fisik di Bali (loket bandara atau toko resmi)
Jika Anda membeli di bandara, Anda akan melihat kios dan loket setelah mendarat. Mereka dapat membantu Anda mengaktifkan SIM. Ini cepat dan nyaman, tetapi harganya biasanya sedikit lebih mahal daripada di kota. Kemudahan dan koneksi langsung mungkin sepadan dengan biaya tambahan, terutama jika Anda ingin menggunakan layanan lokal seperti aplikasi pemesanan transportasi atau layanan pengiriman makanan segera.
Jika Anda berbelanja di kota, Anda sering dapat menemukan toko resmi atau toko ponsel. Sebisa mungkin, pergilah ke toko resmi penyedia (atau konter yang jelas terbranding) karena mereka cenderung tidak mengabaikan proses aktivasi dan pendaftaran. Baik toko di bandara maupun di kota menawarkan berbagai paket internet untuk wisatawan, dengan kuota data yang berbeda-beda dan proses aktivasi yang mudah untuk meningkatkan konektivitas Anda selama menginap.
Dokumen yang mungkin Anda butuhkan untuk SIM atau eSIM di Bali
Dalam banyak kasus, membeli kartu SIM lokal berarti penjual akan meminta detail identitas karena pemerintah Indonesia mewajibkan pendaftaran kartu SIM. Untuk membeli kartu SIM di Bali, Anda hanya perlu paspor untuk pendaftaran, sesuai dengan ketentuan pemerintah Indonesia.
Berikut adalah dokumen atau informasi umum yang mungkin diminta dari Anda:
- Paspor Anda
- Rincian pribadi dasar (nama, tanggal lahir, kewarganegaraan)
- Nomor IMEI ponsel Anda (kadang-kadang diminta, terutama untuk pendaftaran tertentu)
Proses yang tepat dapat bervariasi tergantung pada penyedia dan tempat Anda membelinya. Hal yang penting adalah: Bawa paspor Anda dan bersiaplah untuk langkah pendaftaran singkat.
Pengecekan IMEI di Indonesia (sederhana, tidak menakutkan)
Anda mungkin pernah mendengar orang membicarakan “pemblokiran IMEI” di Indonesia. Itu terdengar serius, tapi mari kita sederhanakan.
IMEI Anda pada dasarnya adalah ID unik ponsel Anda. Indonesia memiliki peraturan yang dapat memengaruhi penggunaan jangka panjang ponsel asing di jaringan lokal, dan di sinilah pendaftaran IMEI berperan.
Inilah cara praktis untuk memikirkannya:
Jika Anda berada di Bali untuk liburan singkat, Anda biasanya fokus pada mendapatkan paket yang berfungsi hari ini. Sebagian besar wisatawan tidak ingin mengurus dokumen tambahan pada hari pertama. Dengan eSIM, Anda tidak perlu khawatir tentang pendaftaran IMEI dengan pemerintah Indonesia, sehingga lebih praktis untuk wisatawan jangka pendek. Kartu SIM fisik, di sisi lain, mungkin memerlukan pendaftaran IMEI jika Anda berencana menggunakan ponsel Anda untuk periode yang lebih lama.
Jika Anda berencana tinggal dalam waktu yang lebih lama, seperti berbulan-bulan, maka aturan IMEI bisa menjadi lebih penting. Beberapa wisatawan memilih untuk mendaftar, atau mereka merencanakan pilihan ponsel dan SIM mereka berdasarkan lama tinggal mereka.
Panduan ini bukan merupakan nasihat hukum. Pesan utamanya adalah: Menginap dalam waktu singkat biasanya lebih mudah.. Menginap dalam jangka waktu lama memerlukan perencanaan yang lebih matang.
Jika Anda berencana tinggal dalam jangka panjang, disarankan untuk membaca panduan khusus IMEI agar Anda tidak terkejut di kemudian hari.
Cakupan di Bali: apa yang dapat diharapkan dalam kehidupan nyata
Bali adalah pulau kecil, tetapi pengalaman Anda tetap bisa berbeda tergantung di mana Anda pergi. Koneksi internet cepat sangat penting untuk tetap terhubung, baik Anda bekerja secara remote, navigasi, atau berbagi perjalanan Anda. Telkomsel, penyedia jaringan seluler terbesar di Indonesia, menawarkan cakupan terbaik dan jaringan terluas di Bali, menjadikannya pilihan utama untuk koneksi internet yang andal dan cepat.
Di daerah wisata yang ramai seperti Canggu, Seminyak, Kuta, Ubud, dan Uluwatu, Anda biasanya akan mendapatkan layanan yang memadai dari penyedia yang andal. XL Axiata dan Indosat juga menjadi pilihan populer di kalangan wisatawan, menawarkan harga yang kompetitif dan jangkauan yang andal. Indosat, khususnya, dikenal karena paket data yang terjangkau, menjadikannya favorit bagi pengunjung yang mengutamakan anggaran. Anda masih akan menemui area dengan sinyal lambat terkadang, terutama di tempat-tempat ramai atau pada jam-jam sibuk.
Jika Anda bepergian ke desa-desa kecil, daerah pegunungan, atau melakukan perjalanan antar pulau, sinyal dapat menjadi lebih lemah. Hal itu tidak berarti “tidak ada sinyal,” tetapi dapat berarti kecepatan data yang lebih lambat dan kadang-kadang putus-putus.
Jadi, inilah saran yang bisa menghindarkan Anda dari masalah:
Jika Anda berencana untuk menjelajah banyak tempat, jangan memilih paket hanya berdasarkan opsi termurah. Pilihlah paket yang dikenal karena keandalannya.
Berapa banyak data yang Anda butuhkan di Bali?
Sebelum Anda memilih paket, pertimbangkan kebutuhan Anda yang biasa. penggunaan data, terutama jika Anda streaming video, mengunggah banyak konten, atau berbagi hotspot.
Berpikir dalam tiga tingkatan.
Jika Anda adalah pengguna ringan, Anda mostly menggunakan Google Maps, WhatsApp, dan pencarian cepat. Anda tidak menonton banyak video. Anda mungkin mengunggah beberapa foto.
Jika Anda adalah pengguna menengah, Anda mengunggah postingan di Instagram, menonton beberapa video pendek, dan menggunakan data sepanjang hari. Ini adalah tipe wisatawan yang paling umum.
Jika Anda adalah pengguna berat, Anda menonton video streaming, melakukan panggilan video, mengunggah banyak konten, atau berbagi hotspot dengan laptop. Bagi pengguna yang membutuhkan koneksi intensif, paket tak terbatas tersedia dari beberapa penyedia eSIM seperti Holafly, yang bisa menjadi pilihan bagus jika Anda menginginkan koneksi tanpa batas dan tanpa batasan data.
Berikut ini adalah cara sederhana untuk memperkirakan:
Jika Anda pengguna ringan, paket yang lebih kecil bisa cukup untuk seminggu. Jika Anda pengguna sedang, Anda akan membutuhkan lebih banyak ruang. Jika Anda pengguna berat, jangan ambil risiko, pilih paket yang sesuai dengan kebiasaan Anda, terutama jika Anda akan bekerja secara remote. Perlu diingat bahwa paket prabayar lokal dari penyedia seperti Telkomsel dan XL Axiata seringkali lebih murah dan dapat menawarkan volume data yang tinggi di Bali.
Selain itu, ingatlah: hotel-hotel sering kali menyediakan Wi-Fi. Jika Anda mengunggah konten Anda di malam hari menggunakan Wi-Fi, Anda akan menggunakan lebih sedikit data seluler.
Pilihan terbaik berdasarkan jenis wisatawan (rekomendasi yang jelas)
Mari kita sesuaikan pilihan dengan orang-orang yang sebenarnya.
Memilih kartu SIM yang tepat di Bali tergantung pada kompatibilitas eSIM ponsel Anda dan kebutuhan perjalanan Anda. Jika ponsel Anda kompatibel dengan eSIM, Anda dapat mengaktifkan paket digital sebelum tiba atau langsung setelah mendarat. Bagi yang menggunakan ponsel yang tidak mendukung eSIM, membeli kartu SIM fisik di Bali sangat mudah, tersedia di bandara, toko serba ada, atau dikirimkan ke hotel Anda. Memiliki kartu SIM lokal di Bali memastikan akses internet yang andal sepanjang perjalanan Anda.
Pelancong yang mengutamakan anggaran sebaiknya mempertimbangkan Indosat Ooredoo (IM3), yang menawarkan paket data murah dengan kuota besar, ideal untuk tetap terhubung tanpa harus mengeluarkan biaya berlebihan.
Jika Anda tinggal selama 3–5 hari
Pilih kenyamanan. Di sinilah eSIM unggul. Anda tidak ingin membuang waktu perjalanan singkat Anda dengan antre atau mencari toko.
Jika Anda tinggal selama 7–14 hari
Kedua opsi bisa sangat baik. Jika Anda ingin yang mudah, gunakan eSIM. Jika Anda ingin nilai lebih dan mungkin nomor lokal, pertimbangkan SIM fisik.
Jika Anda tinggal selama 30 hari atau lebih
Pikirkan jangka panjang. Anda akan lebih peduli pada pengisian ulang, memperpanjang paket, dan memiliki layanan yang stabil. SIM fisik lokal seringkali menjadi pilihan yang tepat di sini. eSIM turis lokal juga bisa menjadi pilihan jika mendukung perpanjangan yang mudah.
Jika Anda bekerja dari jarak jauh
Jangan pilih paket termurah. Pilih stabilitas. Dan periksa aturan hotspot jika Anda berencana berbagi data ke laptop.
Jika Anda membutuhkan nomor lokal untuk OTP atau panggilan lokal
SIM fisik biasanya merupakan pilihan yang paling mudah. Jika Anda memilih eSIM, pastikan bahwa eSIM tersebut termasuk nomor lokal, bukan hanya data.
Visa + Konektivitas: Tambahkan eSIM Bali saat Anda mengurus visa Anda.

Saat Anda tiba di bandara, Anda mungkin perlu menunjukkan konfirmasi pemesanan, menghubungi sopir Anda, mengakses email, mengonfirmasi waktu check-in hotel, atau memeriksa detail e-VOA Anda. Dan terkadang Wi-Fi bandara lambat, ramai, atau tidak nyaman.
Itulah mengapa bijaksana untuk mengaktifkan internet. sebelum Perjalanan Anda, bersamaan dengan perencanaan visa Anda.
Jika Anda sudah memeriksa pilihan visa pada Visa-Indonesia.com, Ini adalah waktu yang tepat untuk menangani kedua kebutuhan tersebut dalam satu proses. Anda dapat mendapatkan paket eSIM Anda sambil mengurus visa Anda dalam satu langkah.
Tapi Anda tidak perlu mengemasnya. Jika Anda telah mengurus visa Indonesia Anda, Anda juga dapat Lihatlah paket eSIM Bali secara terpisah. Periksa paket eSIM yang tersedia di bawah ini dan pilih yang paling sesuai dengan durasi perjalanan Anda dan kebutuhan penggunaan data Anda.
Berikut adalah opsi yang paling populer:
| Paket eSIM Bali | Data | Validitas | Terbaik untuk | |
| eSIM Indonesia & Bali 5 GB / 30 Hari | 5 GB | 30 hari | Penggunaan ringan (peta, pesan, penelusuran cepat) | Lihat rencana |
| eSIM Indonesia & Bali 15 GB / 30 Hari | 15 GB | 30 hari | Penggunaan normal untuk perjalanan (Instagram, browsing harian, aplikasi transportasi) | Lihat rencana |
| eSIM Indonesia & Bali 30 GB / 30 Hari | 30 GB | 30 hari | Penggunaan yang intensif (banyak unggahan, video pendek, dan penggunaan hotspot yang sering) | Lihat rencana |
| eSIM Indonesia & Bali 50 GB / 30 Hari | 50 GB | 30 hari | Pengguna tingkat lanjut / bulan kerja jarak jauh (panggilan kerja + hotspot) | Lihat rencana |
| eSIM Indonesia & Bali 50 GB / 90 Hari | 50 GB | 90 hari | Menginap lebih lama (data tersebar selama 2–3 bulan) | Lihat rencana |
Jika Anda ingin pengalaman kedatangan yang lancar, melakukan hal ini adalah salah satu cara termudah untuk mencapainya.
Kesalahan umum (dan cara menghindarinya)
Sebagian besar masalah SIM di Bali berasal dari beberapa kesalahan yang dapat diprediksi.
Yang pertama adalah membeli paket tanpa memeriksa apakah ponsel Anda mendukung eSIM. Orang-orang menganggap semua ponsel mendukungnya. Itu tidak benar.
Yang kedua adalah memilih paket data saja ketika mereka membutuhkan nomor lokal untuk keperluan tertentu. Jika Anda hanya membutuhkan WhatsApp, paket data saja sudah cukup. Namun, jika Anda membutuhkan SMS atau panggilan lokal, pastikan untuk memeriksanya sebelum membeli.
Yang ketiga adalah menginstal eSIM dan kemudian secara tidak sengaja menghapusnya saat “membersihkan” pengaturan ponsel. Jika Anda menghapusnya, Anda mungkin tidak dapat menginstalnya kembali dengan mudah. Perlakukan eSIM Anda seperti tiket. Jangan buang.
Yang keempat adalah membayar harga bandara yang tinggi tanpa menyadari bahwa ada opsi lain di kota. Terkadang membayar lebih mahal sepadan dengan kenyamanan. Tapi setidaknya jadikan itu pilihan, bukan kebetulan.
Pertanyaan Umum (jawaban singkat, tanpa basa-basi)
Apakah nomor WhatsApp saya akan berubah jika saya menggunakan eSIM di Bali?
Biasanya, tidak. WhatsApp terikat pada nomor telepon yang Anda daftarkan, bukan SIM yang Anda gunakan saat liburan. Jika Anda tetap mengaktifkan nomor telepon rumah Anda atau tidak mendaftar ulang WhatsApp, Anda akan tetap memiliki identitas WhatsApp yang sama.
Bisakah saya menggunakan SIM card rumah saya dan eSIM Bali secara bersamaan?
Seringkali, ya, jika ponsel Anda mendukung fitur dual SIM. Banyak ponsel memungkinkan Anda menggunakan SIM utama untuk panggilan dan pesan teks sambil menggunakan eSIM untuk data. Anda mungkin perlu memilih jalur mana yang digunakan untuk data seluler di ponsel Anda. pengaturan perangkat.
Apakah saya perlu paspor untuk membeli SIM di Bali?
Seringkali, ya. Aturan pendaftaran SIM berlaku, dan toko-toko biasanya meminta informasi paspor untuk warga asing.
Haruskah saya membeli di bandara atau di kota?
Jika Anda menginginkan yang cepat dan sederhana, bandara bisa menjadi pilihan yang tepat. Jika Anda menginginkan harga yang lebih baik atau ingin membandingkan opsi dengan tenang, membeli di kota bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Tidak ada jawaban yang “benar” secara mutlak. Jawaban terbaik adalah yang sesuai dengan prioritas Anda.
Bagaimana jika saya hanya berkunjung selama beberapa hari?
Kemudian prioritaskan kenyamanan. Mengaktifkan eSIM perjalanan sebelum Anda terbang sulit untuk dikalahkan.
Bagaimana jika ponsel saya tidak mendukung eSIM?
Tidak masalah. Dapatkan SIM fisik. Bali masih sangat ramah bagi pengguna SIM fisik.
Apakah ada Wi-Fi gratis atau Wi-Fi umum yang tersedia di Bali?
Ya, Wi-Fi gratis tersedia secara luas di hotel, restoran, dan kafe di seluruh Bali. Namun, Wi-Fi publik mungkin tidak selalu andal atau cepat, dan menggunakannya dapat membuat Anda rentan terhadap risiko keamanan. Untuk koneksi internet yang lebih aman dan stabil, disarankan untuk menggunakan kartu SIM lokal atau eSIM.
Apakah saya bisa menyewa pocket Wi-Fi di Bali?
Ya, penyewaan pocket Wi-Fi tersedia untuk wisatawan di Bali. Perangkat ini menyediakan jaringan Wi-Fi pribadi dan aman untuk perangkat Anda. Perlu diingat bahwa menyewa pocket Wi-Fi bisa mahal, dan Anda perlu memastikan perangkat tersebut terisi daya agar dapat digunakan sepanjang hari.
Saran akhir yang sederhana (jadi Anda tidak perlu memikirkannya lagi)
Jika Anda ingin paket internet Bali yang paling mudah, dan ponsel Anda mendukung eSIM, atur eSIM perjalanan sebelum Anda terbang.
Jika Anda ingin nomor lokal dan paket data yang hemat, terutama untuk tinggal dalam jangka waktu yang lebih lama, dapatkan SIM fisik lokal.
Jika Anda sudah merencanakan visa Indonesia Anda, sebaiknya Anda juga mengatur koneksi internet Anda pada saat yang sama. Memiliki koneksi internet yang siap saat tiba akan membuat segala sesuatunya lebih lancar, mulai dari transportasi, pemesanan, hingga komunikasi.
Bali lebih seru kalau ponselmu berfungsi.
Dan sekarang Anda tahu persis bagaimana cara melakukannya.
Siap Mengajukan atau Memperpanjang Visa Anda?
Biarkan spesialis visa kami menangani aplikasi Anda.


